Seleksi PPDB SMA dengan ketentuan:

1.1. Jalur Zonasi

  • Seleksi dilakukan dengan :
  1. jarak tempat tinggal terdekat ke sekolah;
  2. usia yang paling tinggi Calon Peserta Didik.
  • Seleksi Jalur Zonasi Khusus diikuti oleh Calon Peserta Didik dalam wilayah yang ditetapkan sebagai zonasi khusus dengan seleksi didasarkan pada perhitungan nilai rapor dan nilai prestasi/kejuaraan bagi yang memiliki.
  • Calon Peserta Didik baru yang melakukan pendaftaran melalui jalur zonasi, afirmasi luar zona dan prestasi dan dinyatakan diterima pada lebih dari satu jalur, maka prioritas diterimanya adalah :
  1. jalur zonasi,
  2. jalur afirmasi, dan
  3. jalur prestasi.

1.2. Seleksi Jalur Afirmasi diprioritaskan :

  1. Putera/puteri tenaga kesehatan dan tenaga pendukungnya  diprioritaskan diterima langsung, utamanya di zonasi Calon Peserta Didik yang bersangkutan;
  2. jarak tempat tinggal/domisili terdekat ke sekolah;
  3. usia yang paling tinggi Calon Peserta Didik;

1.3. Seleksi jalur perpindahan tugas orangtua/wali diprioritaskan :

  1. jarak tempat tinggal/domisili terdekat ke sekolah;
  2. usia yang paling tinggi Calon Peserta Didik;

1.4. Seleksi jalur prestasi diprioritaskan :

  1. Hasil penjumlahan nilai prestasi (nilai rapor + bobot nilai prestasi kejuaran);
  2. usia yang paling tinggi Calon Peserta Didik.

KONVERSI AKREDITASI

Penghitungan nilai rapor pada jalur prestasi SMA mepertimbangkan akreditasi sekolah dengan konversi yang ditetapkan  sebagai berikut :

  1. Akreditasi A                :    1,0
  2. Akreditasi B                :    0,9
  3. Akreditasi C                :    0,8
  4. Tidak Terakreditasi   :    0,7

NILAI AKHIR

Penetapan nilai akhir dilakukan setelah keseluruhan proses dilaksanakan, dan merupakan akumulasi dari komponen penilaian.

NILAI AKHIR SMA

1.1. Komponen penilaian untuk penghitungan nilai akhir pada SMA Jalur Prestasi meliputi:

  1. Jumlah Nilai Rapor (NR) semester I s.d V SMP/MTs atau yang sederajat;
  2. Bobot Nilai Kejuaraan (NK);

1.2. Berdasarkan komponen penilaian tersebut, selanjutnya diformulasikan ke dalam rumus :

NA SMA(NR x Nilai Akreditasi)  + NK